Pengaruh Kualitas Tidur dan Tingkat Kecemasan terhadap Tekanan Darah pada Lansia
DOI:
https://doi.org/10.66031/jiwara.v1i1.560Keywords:
Lansia, Hipertensi, Kualitas Tidur, Kecemasan, Tekanan DarahAbstract
Tekanan darah pada lansia merupakan masalah kesehatan kronis yang dipengaruhi oleh faktor fisiologis dan psikologis, termasuk kualitas tidur dan tingkat kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas tidur dan tingkat kecemasan terhadap tekanan darah pada lansia menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional dan rancangan cross-sectional. Instrumen penelitian meliputi kuesioner kualitas tidur, skala kecemasan, serta pengukuran tekanan darah sistolik dan diastolik. Data dianalisis menggunakan uji Spearman dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas tidur berhubungan signifikan dengan tekanan darah, terutama diastolik, sedangkan kecemasan tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan tekanan darah sistolik maupun diastolik. Namun, secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap tekanan darah, dengan kecemasan memiliki kontribusi lebih dominan dibandingkan kualitas tidur. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kualitas tidur dan kecemasan berperan dalam dinamika tekanan darah lansia, sehingga diperlukan pendekatan holistik melalui intervensi nonfarmakologis seperti peningkatan kualitas tidur dan pengelolaan kecemasan untuk mengoptimalkan kontrol tekanan darah dan meningkatkan kualitas hidup lansia.
Downloads
References
Alfi, W. N., & Yuliwar, R. (2018). The relationship between sleep quality and blood pressure in patients with hypertension. Jurnal Berkala Epidemiologi, 6(1), 18–26. https://ejournal.unair.ac.id/JBE/article/view/9481
Amanda, H., Prastiwi, S., & Sutriningsih, A. (2017). Hubungan kualitas tidur dengan tingkat kekambuhan hipertensi pada lansia di Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Nursing News, 2(3), 437–447. https://doi.org/10.33366/nn.v2i3.680
Basarewan, N. D. S., Dwistyo, B., & Laya, A. A. (2022). Hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada lansia di Kelurahan Lawangirung Lingkungan II Kota Manado. Jurnal Kesehatan Amanah, 6(1), 55–59. https://doi.org/10.57214/jka.v6i1.8
Budiman, A. A., Prastiwi, F., Rahmad, M. N., & Rosida, N. A. (2024). Hubungan resiliensi dengan stres lansia penderita hipertensi di Posyandu Lansia Sabar Hati Banyuanyar. Malahayati Nursing Journal, 6(3), 872–882. https://doi.org/10.33024/mnj.v6i3.12205
Dewi, S. E. A. (2025). Hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pasien hipertensi di RS Bhakti Asih Jatibarang. JPNM: Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 3(2), 1–9. https://doi.org/10.59945/jpnm.v3i2.405
Hidayati, H. I., Luthfah, I., Aspihan, M., & Abrori. (2025). Hubungan hipertensi dengan tingkat kecemasan pada lansia di Puskesmas Banjardawa. An-Najat, 3(1), 289–301. https://doi.org/10.59841/an-najat.v3i1.2396
Indriyani, S. (2023). Hubungan kecemasan dan kualitas tidur dengan peningkatan tekanan darah pada lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Gerunggang. COPING: Community of Publishing in Nursing, 11(4), 266–272. https://doi.org/10.24843/coping.2023.v11.i04.p03
Juwita, D., Nulhakim, L., & Purwanto, E. (2023). Hubungan kecemasan dengan insomnia pada pralansia dan lansia hipertensi di Posyandu Lansia Desa Tengkapak Kabupaten Bulungan. Aspiration of Health Journal, 1(2), 240–251. https://doi.org/10.55681/aohj.v1i2.104
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Lansia di Indonesia: Situasi lanjut usia. Kementerian Kesehatan RI.
Latief, N., Susilaningsih, S., & Maulidia, R. (2020). Hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada lansia yang mengalami insomnia. Professional Health Journal, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.54832/phj.v2i1.136
Maryono, N. A., Sutrisno, S., & Riniasih, W. (2020). Pengaruh pola tidur terhadap peningkatan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Jambon Kecamatan Pulokulon Grobogan. The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan, 5(1), 1–8. https://doi.org/10.35720/tscd3kep.v5i1.206
Nurhayati, T., Susumaningrum, L. A., Rasni, H., Susanto, T., & Kholida, D. (2020). Hubungan kecemasan dengan pola tidur lansia hipertensi dan tidak hipertensi. JKEP: Jurnal Keperawatan, 5(2), 122–136. https://doi.org/10.32668/jkep.v5i2.325
Pramana, I. D. B. K. W., & Harahap, H. S. (2022). Manfaat kualitas tidur yang baik dalam mencegah demensia pada lansia. Lombok Medical Journal, 1(1), 49–52. https://doi.org/10.29303/lmj.v1i1.522
Puspita, T., Ramadan, H., Budhiaji, P., & Sulhan, M. H. (2020). Hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada lansia penderita hipertensi. Jurnal Keperawatan ’Aisyiyah, 6(2), 53–58. https://doi.org/10.33867/jka.v6i2.141
Ramadhani, N. L., & Supratman. (2026). Korelasi tingkat kecemasan dan kualitas tidur pada lansia hipertensi di Puskesmas Purwosari Kota Surakarta. Jurnal Skala Kesehatan, 17(1), 77–86. https://doi.org/10.31964/jsk.v17i1.521
Rismawati, & Novitayanti, E. (2020). Hubungan kecemasan dengan tekanan darah pada lansia. Stethoscope, 1(1), 49–57. https://doi.org/10.54877/stethoscope.v1i1.781
Rusdi, J. M., Aziz, A. R., & Huda, N. (2024). Hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur lansia hipertensi di wilayah pesisir. JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, 3(2), 34–38. https://doi.org/10.57218/jkj.vol3.iss2.1231
Safitri, R., Nislawaty, N., & Ningsih, N. F. (2026). Hubungan kecemasan dan pola tidur dengan kejadian derajat hipertensi pada lansia di RSUD Bangkinang. World Health Digital Journal, 2(2), 167–175. https://doi.org/10.69693/wolgitj.v2i2.78
Saputra, J., Yudono, D., & Novitasari, D. (2023). Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Tekanan Darah pada Pasien Pre Operasi dengan Spinal Anestesi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(3), 981-994. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i3.2378
Suciana, F., Agustina, N. W., & Zakiatul, M. (2020). Korelasi lama menderita hipertensi dengan tingkat kecemasan penderita hipertensi. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 9(2), 146–154. https://doi.org/10.31596/jcu.v9i2.595
Sulistya, R. D., & Astuti, M. Z. (2025). Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Dengan Derajat Hipertensi Pada Lansia di Kelurahan Rawa Makmur Wilayah Puskesmas Palaran Samarinda. Jurnal Sosial Dan Sains, 5(7), 1934–1949. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v5i7.32324
Sulkarnaen, S., Sampurno, E., & Rofiyati, W. (2022). Hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada lansia dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kasihan II Bantul Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Tambusai, 3(3), 317–324. https://doi.org/10.31004/jkt.v3i3.5737
Susanti, S., & Rasima, R. (2020). Hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada penderita hipertensi di UPT Puskesmas Cot Seumeureung Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat Tahun 2019. Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora, 8(3), 387–396. https://www.ojs.serambimekkah.ac.id/serambi-akademika/article/view/2120
Tania, S., & Martin, A. (2025). Hubungan kualitas tidur terhadap tekanan darah pada lansia di panti werdha di Jakarta. Tarumanagara Medical Journal, 7(2). https://doi.org/10.24912/tmj.v7i2.34453
Wahid, W. M. (2023). Sleep Quality Is Related to Health and Skills. Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ), 4(2), 229-236. https://doi.org/10.55081/jpj.v4i2.1622
Downloads
Published
Data Availability Statement
Seluruh data yang mendukung hasil penelitian ini telah disertakan dalam artikel. Informasi tambahan atau dokumen pendukung terkait dapat diperoleh dari penulis
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hamson Nurdin, Marcell Mubbin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta artikel tetap berada pada penulis.
Seluruh artikel yang diterbitkan dalam JIWARA: Jurnal Psikologi, Kesehatan, dan Olahraga dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan pengguna untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, menelusuri, menautkan, serta mengadaptasi karya untuk tujuan yang sah dengan tetap memberikan atribusi yang sesuai kepada penulis dan sumber publikasi serta mendistribusikan karya turunan dengan lisensi yang sama.
Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dan tetap memiliki hak cipta atas artikel yang diterbitkan. Penulis juga diperbolehkan menyimpan, membagikan, dan mengarsipkan versi artikel yang telah dipublikasikan pada repositori institusi, situs web pribadi, maupun platform ilmiah lainnya dengan tetap mencantumkan sitasi yang sesuai terhadap publikasi asli dalam jurnal ini.