Analisis Stigma Sosial Terhadap Penderita Gangguan Jiwa
DOI:
https://doi.org/10.66031/jiwara.v1i1.564Keywords:
Stigma Kesehatan Mental, Kualitas Hidup, Eksklusi Sosial, Kepatuhan Terapi, Beban CaregivingAbstract
Stigma sosial terhadap penderita gangguan jiwa masih menjadi hambatan struktural utama dalam peningkatan kesehatan mental karena menurunkan kualitas hidup, membatasi akses layanan, melemahkan kepatuhan pengobatan, serta memperberat beban psikososial keluarga sebagai caregiver. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk stigma, faktor yang melatarbelakangi, serta implikasinya terhadap pemulihan dan integrasi sosial penderita gangguan jiwa. Metode yang digunakan literature review dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui penelaahan artikel mengenai stigma, layanan kesehatan jiwa, peran keluarga, dan kualitas hidup. Hasil kajian menunjukkan stigma bekerja multidimensional pada level individu, keluarga, dan komunitas. Pada individu, stigma menurunkan harga diri, meningkatkan isolasi sosial, dan melemahkan kepatuhan terapi; pada keluarga, meningkatkan beban pengasuhan dan menurunkan kualitas dukungan; sedangkan pada komunitas, menghambat akses serta pemanfaatan layanan kesehatan jiwa. Stigma berfungsi sebagai mekanisme eksklusi sosial yang membentuk siklus saling memperkuat antara perburukan kondisi klinis dan terhambatnya pemulihan serta reintegrasi sosial. Selain itu, Stigma perlu dipahami sebagai determinan struktural kesehatan publik yang mereproduksi ketidaksetaraan dalam sistem layanan kesehatan jiwa. Oleh karena itu, diperlukan intervensi komprehensif melalui peningkatan literasi kesehatan mental, penguatan kapasitas dan penerimaan keluarga, serta pengembangan dukungan komunitas inklusif sebagai bagian integral sistem kesehatan jiwa berkelanjutan berorientasi pemulihan dan martabat penderita.
Downloads
References
Alluhaibi, B. A., & Awadalla, A. W. (2022). Attitudes and stigma toward seeking psychological help among Saudi adults. BMC Psychology, 10(1). https://doi.org/10.1186/s40359-022-00923-4
Bruffaerts, R., Harris, M. G., Kazdin, A. E., Vigo, D. V., Sampson, N. A., Chiu, W. T., Al-Hamzawi, A., Alonso, J., Altwaijri, Y. A., Andrade, L., Benjet, C., & Kessler, R. C. (2022). Perceived helpfulness of treatment for social anxiety disorder: Findings from the WHO World Mental Health Surveys. Social Psychiatry and Psychiatric Epidemiology, 57(10), 2079–2095. https://doi.org/10.1007/s00127-022-02256-4
Buchman-Wildbaum, T., Váradi, E., Schmelowszky, Á., Griffiths, M. D., Demetrovics, Z., & Urbán, R. (2020). Targeting the problem of treatment non-adherence among mentally ill patients: The impact of loss, grief and stigma. Psychiatry Research, 290, Article 113140. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2020.113140
Devkota, G., Basnet, P., Thapa, B., & Subedi, M. (2021). Factors affecting utilization of mental health services from primary health care (PHC) facilities of western hilly district of Nepal. PLOS ONE, 16(4), Article e0250694. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0250694
Devi, H. N., Ahmed, N., & Roy, P. (2020). Attitude towards treatment in persons with schizophrenia and mood disorders. IOSR Journal of Nursing and Health Science, 9(2), 40–45.
Gabra, R. H., Ebrahim, O. S., Osman, D. M. M., & Al-Attar, G. S. T. (2020). Knowledge, attitude and health-seeking behavior among family caregivers of mentally ill patients at Assiut University Hospitals: A cross-sectional study. Middle East Current Psychiatry, 27(1). https://doi.org/10.1186/s43045-020-0015-6
Idaiani, S., & Riyadi, E. I. (2018). Sistem kesehatan jiwa di Indonesia: Tantangan untuk memenuhi kebutuhan. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, 2(2), 70–80. https://doi.org/10.22435/jpppk.v2i2.134
Manalu, E. D., & Siagian, N. D. Y. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien gangguan jiwa melakukan pengobatan rutin ke Puskesmas Sidodadi Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan tahun 2018. Jurnal Penelitian Kesmasy, 2(1), 93–99. https://doi.org/10.36656/jpksy.v2i1.171
Marylin, D. T., Utari, S., Nurdin, N., & Hartati, Y. (2025). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pengobatan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Jurnal Kesehatan Qamarul Huda, 13(2), 26–39. https://doi.org/10.37824/jkqh.v13i1.2025
Mosanya, T. J., Adelufosi, A. O., Adebowale, O. T., Ogunwale, A., & Adebayo, O. K. (2014). Self-stigma, quality of life and schizophrenia: An outpatient clinic survey in Nigeria. International Journal of Social Psychiatry, 60(4), 377–386. https://doi.org/10.1177/0020764013491738
Nabi, M., & Rizvi, T. (2022). Knowledge of illness among family caregivers of psychiatric patients. International Journal of Multidisciplinary Educational Research, 11(1). https://www.ijmer.in
Olawande, T. I., Ajayi, M. P., Amoo, E. O., & Iruonagbe, C. T. (2019). Variations in family attitudes towards coping with people living with mental illness. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 7(12), 2010–2016. https://doi.org/10.3889/oamjms.2019.071
Rahman, S., & Permana, I. (2020). Penerimaan keluarga dalam perawatan orang dengan skizofrenia di masyarakat Banjar Kalimantan Selatan. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 10(1), 380–387. https://doi.org/10.33859/dksm.v10i1.424
Salsabilah, N., Shaluhiyah, Z., & Mustofa, S. B. (2023). Analisis faktor pemanfaatan pelayanan Rumah Sakit Jiwa: Systematic literature review. Holistik Jurnal Kesehatan, 17(2), 114–124. https://doi.org/10.33024/hjk.v17i2.9338
Tirintica, A. R., Andjelkovic, I., Sota, O., Pirlog, M. C., Stoyanova, M., Mihai, A., & Wallace, N. (2018). Factors that influence access to mental health services in South-Eastern Europe. International Journal of Mental Health Systems, 12(1). https://doi.org/10.1186/s13033-018-0255-6
Tristiana, R. D., Triantoro, B., Nihayati, H. E., Yusuf, A., & Abdullah, K. L. (2019). Relationship between caregivers’ burden of schizophrenia patient and their quality of life in Indonesia. Journal of Psychosocial Rehabilitation and Mental Health, 6(2), 141–148. https://doi.org/10.1007/s40737-019-00144-w
World Health Organization. (2022, June 8). Mental disorders. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-disorders
Xanthopoulou, P. D., Mbanu, J., Chevalier, A., Webber, M., & Giacco, D. (2022). Social isolation and psychosis: Perspectives from people with psychosis, family caregivers and mental health professionals. Community Mental Health Journal, 58(7), 1338–1345. https://doi.org/10.1007/s10597-022-00945-0
Downloads
Published
Data Availability Statement
Seluruh data yang mendukung hasil penelitian ini telah disertakan dalam artikel. Informasi tambahan atau dokumen pendukung terkait dapat diperoleh dari penulis
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Helma Aliasini, Chairul Lubis (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta artikel tetap berada pada penulis.
Seluruh artikel yang diterbitkan dalam JIWARA: Jurnal Psikologi, Kesehatan, dan Olahraga dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan pengguna untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, menelusuri, menautkan, serta mengadaptasi karya untuk tujuan yang sah dengan tetap memberikan atribusi yang sesuai kepada penulis dan sumber publikasi serta mendistribusikan karya turunan dengan lisensi yang sama.
Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dan tetap memiliki hak cipta atas artikel yang diterbitkan. Penulis juga diperbolehkan menyimpan, membagikan, dan mengarsipkan versi artikel yang telah dipublikasikan pada repositori institusi, situs web pribadi, maupun platform ilmiah lainnya dengan tetap mencantumkan sitasi yang sesuai terhadap publikasi asli dalam jurnal ini.