Identifikasi Tingkat Kelincahan Calon Mahasiswa Baru sebagai Dasar Pengembangan Program Pembinaan Kebugaran
DOI:
https://doi.org/10.66031/jiwara.v1i1.566Keywords:
Kelincahan, Calon Mahasiswa Baru, Kebugaran Jasmani, Illinois Agility Test, Pembinaan FisikAbstract
Perubahan gaya hidup modern yang cenderung sedentari berpotensi menurunkan tingkat kebugaran jasmani, termasuk komponen kelincahan yang penting bagi kesiapan fisik mahasiswa baru dalam mengikuti aktivitas akademik dan pembelajaran berbasis praktik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kelincahan calon mahasiswa baru sebagai dasar pengembangan program pembinaan kebugaran yang lebih efektif dan terukur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik survei melalui tes Illinois Agility Test terhadap 76 calon mahasiswa baru yang terdiri atas 60 laki-laki dan 16 perempuan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dengan persentase kategori kelincahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berada pada kategori buruk (57,9%), diikuti kategori sedang (28,9%) dan baik (13,2%). Temuan ini mengindikasikan bahwa mayoritas calon mahasiswa baru memiliki tingkat kelincahan yang belum optimal dan menunjukkan variasi kemampuan fisik antarindividu. Kondisi tersebut menegaskan perlunya asesmen kebugaran jasmani sebagai langkah awal dalam penyusunan program pembinaan fisik di perguruan tinggi. Dengan demikian, identifikasi kelincahan menjadi dasar empiris penyusunan program pembinaan kebugaran yang terarah, adaptif, dan berbasis kebutuhan, sehingga institusi pendidikan perlu mengembangkan latihan sistematis untuk meningkatkan kelincahan guna mendukung kesiapan fisik mahasiswa secara berkelanjutan.
Downloads
References
Ali, A. A., & Pahlawi, R. (2025). Hubungan Agility Terhadap Kemampuan Performa Atlet Taekwondo. Jurnal Dunia Pendidikan, 6(1), 193-205. https://doi.org/10.55081/jurdip.v6i1.4044
Andik, I., Adnyana, I., Prananta, I., Santika, I., Saputra, I., & Pranata, K. (2019). Pelatihan lari kijang jarak 1 meter 8 repetisi 5 set meningkatkan kecepatan lari sprint siswa putra kelas VIII SMP Nasional Denpasar tahun pelajaran 2017/2018. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 5(2), 122–127. https://doi.org/10.5281/zenodo.3344561
Anggi, S. L. (2021). Pembelajaran kebugaran jasmani. CV. Salam Insan Mulia.
Arifin, R., Mulya, G., & Dirgantoro, E. W. (2020). The effect of zig-zag run training on increasing the agility of soccer players. In Proceedings of the 2nd Social and Humaniora Research Symposium (SoRes 2019) (Vol. 407, pp. 60–62). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/assehr.k.200219.016
Bompa, T. O., & Buzzichelli, C. (2019). Periodization: Theory and methodology of training (6th ed.). Human Kinetics.
Damsir, D., Idris, M., & Rizhardi, R. (2021). Survei tingkat kebugaran jasmani pada siswa sekolah menengah pertama. JOLMA, 1(1), 41–48. https://doi.org/10.31851/jolma.v1i1.5369
Gumantan, A., & Mahfud, I. (2020). Pengembangan alat tes pengukuran kelincahan menggunakan sensor infrared. Jurnal Jendela Olahraga, 5(2), 52–61. https://doi.org/10.26877/jo.v5i2.6165
Iskandar, T., & Pradana, D. (2018). Hubungan antara keseimbangan dan kelincahan terhadap keterampilan menggiring bola pada peserta ekstrakurikuler sepak bola di SMA Negeri 1 Setu. Motion: Jurnal Riset Physical Education, 8(2), 182–190. https://doi.org/10.33558/motion.v8i2.221
Luthfianto, M., Anam, K., & Muafi, M. S. (2025). Analisis kelincahan dan keseimbangan pada siswa sekolah sepak bola di Kota Semarang. Jurnal Ilmiah ADIRAGA, 11(2), 50–62. https://doi.org/10.36456/adiraga
Malasari, C. A. (2019). Pengaruh latihan shuttle-run dan zig-zag run terhadap kelincahan atlet taekwondo. Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 3(1), 81–88. https://doi.org/10.31539/jpjo.v3i1.828
Malau, A. L. R., Yusfi, H., & Usra, M. (2023). Pengembangan instrumen T-test agility berbasis teknologi switch. Jurnal Kejaora: Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olah Raga, 8(1), 94–102. https://doi.org/10.36526/kejaora.v8i1.2694
Mappaompo, M. A. (2024). Keseimbangan dan kelincahan keterampilan menggiring bola dalam permainan sepak bola. Jambura Health and Sport Journal, 6(1), 1–11. https://doi.org/10.37311/jhsj.v6i1.23728
Muryadi, A. D. (2023). Hubungan antara kecepatan reaksi, kelincahan, dan keseimbangan terhadap kemampuan menggiring bola pada siswa SSB Mars Margoyoso Kalinyamatan Jepara tahun 2023. Jurnal Ilmiah Penjas, 10(2), 402–412. https://doi.org/10.36728/jip.v10i2.4187
Octavia, H., & Mardela, R. (2019). Pengaruh latihan kelincahan terhadap kemampuan tendangan sabit atlet pencak silat Kuciang Putiah Harimau Campo. Jurnal Patriot, 1(1), 145–150. https://doi.org/10.24036/patriot.v1i1.168
Rozi, F., Safitri, S. R., & Syukriadi, A. (2021). Evaluasi tingkat kebugaran jasmani mahasiswa pada perkuliahan pendidikan jasmani IAIN Salatiga. Jurnal Edutrained: Jurnal Pendidikan dan Pelatihan, 5(1). https://doi.org/10.37730/edutrained.v5i1.121
Rudiyanto, R., & Musyafari, M. (2012). Hubungan berat badan, tinggi badan, dan panjang tungkai dengan kelincahan. Journal of Sport Sciences and Fitness, 1(2), 26–31.
Santika, I. G. P. N. A., & Subekti, M. (2020). Korelasi kecepatan lari dan kekuatan otot tungkai terhadap kelincahan siswa. Jurnal Ilmiah Adiraga: Jurnal Penelitian Olahraga, 6(2), 1–9. https://doi.org/10.36456/adiraga.v6i2.2723
Satriaputra, G. C. D., & Widodo, A. (2019). Pengaruh latihan zig-zag run terhadap peningkatan kelincahan siswa putra usia 16–18 tahun. Jurnal Kesehatan Olahraga, 7(2), 145–152. https://doi.org/10.26740/jurnal-kesehatan-olahraga.v7i2.27855
Sheppard, J. M., & Young, W. B. (2006). Agility literature review: Classifications, training and testing. Journal of Sports Sciences, 24(9), 919–932. https://doi.org/10.1080/02640410500457109
Sya’ban, A., & Bakari, Y. (2025). Analysis of physical condition test results of karate athletes in PPLP athletes of Gorontalo Province in 2024 and 2025. Journal of Physical Health and Recreation, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.55081/jphr.v5i1.4412
Wahyuni, S., & Donie, D. (2020). Vo2max, daya ledak otot tungkai, kelincahan dan kelentukan untuk kebutuhan kondisi fisik atlet taekwondo. Jurnal Patriot, 2(2), 640–653. https://doi.org/10.24036/patriot.v2i2.639
Wardani, A. S. P., & Irawadi, H. (2020). Perbedaan pengaruh latihan kelincahan shuttle run dengan latihan lateral run terhadap kemampuan menggiring bola siswa U-14 SSB Putra Wijaya FC Padang. Jurnal Patriot, 2(1), 62–72. https://doi.org/10.24036/patriot.v2i1.512
Widyowati, A. P. (2021). Keefektifan model pembelajaran atletik berbasis circuit training terhadap kebugaran jasmani. Jurnal Kreatif: Jurnal Kependidikan Dasar, 11(2), 171–178.
Yakin, R. B., & Hasibuan, M. N. (2021). Pengaruh latihan speed dan agility terhadap peningkatan kecepatan tendangan samping pada atlet pencak silat putra Perguruan Persilatan Salam tahun 2020. Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan, 9(1), 15–23. https://doi.org/10.55081/jsbg.v9i1.250.
Downloads
Published
Data Availability Statement
Seluruh data yang mendukung hasil penelitian ini telah disertakan dalam artikel. Informasi tambahan atau dokumen pendukung terkait dapat diperoleh dari penulis
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dewi Makrifatul, Afaf Achmad, Putri Kumalasari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta artikel tetap berada pada penulis.
Seluruh artikel yang diterbitkan dalam JIWARA: Jurnal Psikologi, Kesehatan, dan Olahraga dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan pengguna untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, menelusuri, menautkan, serta mengadaptasi karya untuk tujuan yang sah dengan tetap memberikan atribusi yang sesuai kepada penulis dan sumber publikasi serta mendistribusikan karya turunan dengan lisensi yang sama.
Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dan tetap memiliki hak cipta atas artikel yang diterbitkan. Penulis juga diperbolehkan menyimpan, membagikan, dan mengarsipkan versi artikel yang telah dipublikasikan pada repositori institusi, situs web pribadi, maupun platform ilmiah lainnya dengan tetap mencantumkan sitasi yang sesuai terhadap publikasi asli dalam jurnal ini.