Kesehatan Mental Remaja: Tantangan Psikososial, Determinan, dan Strategi Penguatan Resiliensi di Era Modern
Keywords:
Kesehatan Mental Remaja, Stresor Psikososial, Resiliensi, Lingkungan DigitalAbstract
Kesehatan mental remaja semakin menjadi perhatian utama di era modern seiring meningkatnya kompleksitas tekanan psikososial yang bersumber dari interaksi antara faktor individu, keluarga, sekolah, dan lingkungan digital, sehingga pendekatan reduksionis tidak lagi memadai untuk menjelaskan kerentanan psikologis yang bersifat dinamis dan multidimensional. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis literatur mengenai tantangan psikososial, determinan kesehatan mental, dan strategi penguatan resiliensi remaja dalam perspektif ekologi-sistemik. Metode yang digunakan adalah studi literatur naratif dengan pendekatan sintesis tematik, mencakup aspek perkembangan remaja, determinan sosial, serta transformasi lingkungan digital. Penelitian ini menunjukkan bahwa kesehatan mental remaja merupakan produk interaksi kompleks antara regulasi emosi individu, pola asuh keluarga, iklim sekolah, serta intensitas dan pola penggunaan media digital. Berbagai stresor seperti tekanan akademik, perundungan, dan perbandingan sosial digital saling berkelindan dalam memperkuat kerentanan psikologis, sementara resiliensi berperan sebagai mekanisme protektif yang dipengaruhi oleh dukungan keluarga, lingkungan sekolah yang aman, dan literasi digital. Oleh karena itu, kesehatan mental remaja tidak dapat dipahami secara parsial, melainkan sebagai sistem yang saling terhubung, sehingga diperlukan pendekatan ekologi-sistemik lintas domain yang menempatkan penguatan resiliensi sebagai strategi utama promotif-preventif yang lebih adaptif dan berkelanjutan dalam menghadapi perubahan sosial dan teknologi yang cepat.
Downloads
References
Daga, A. T., Darma, V. P., Istiarsyah, Prabowo, J., Palupi, T. N., Husaein, A., Panjaitan, M. M. J., Desfita, V., Fatqurhohman, F., & Susetyo, A. M. (2026). Smart learning ecosystem: Inovasi pembelajaran kolaboratif dan adaptif. CV. Ihsan Cahaya Pustaka.
Devita, Y. (2020). Hubungan pola asuh orang tua dengan masalah mental emosional remaja. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(2), 503–513. http://dx.doi.org/10.33087/jiubj.v20i2.967
Diananda, A. (2019). Psikologi remaja dan permasalahannya. Istighna, 1(1), 116–133. https://doi.org/10.33853/istighna.v1i1.20
Fatmawaty, R. (2017). Memahami psikologi remaja. Reforma: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 55–65. https://doi.org/10.30736/rfma.v6i2.33
Fatqurhohman, F. (2026). Smart Classroom dan Pedagogi Digital sebagai Transformasi Pembelajaran di Pendidikan Tinggi. JINEA: Journal of Innovation in Education and Learning, 2(2), 107-122. https://doi.org/10.66031/jinea.v2i2.377
Fitriani, R., Suryani, N., & Maulana, A. (2022). Hubungan antara gaya pengasuhan orang tua dengan kecemasan pada remaja di masa pandemi. Jurnal Psikologi Sosial, 14(1), 45–54. https://doi.org/10.31289/jps.v14i1.1123
Harmadji, D. E., Hanip, R., Sitawati, A. D., Rapsanjani, H., Yohanes, R. A., Desfita, V., Zahri, H., Palupi, T. N., & Amri, H. (2026). Mindfulness dalam kesehatan mental. CV. Ihsan Cahaya Pustaka.
Izzani, T. A., Octaria, S., & Linda, L. (2024). Perkembangan masa remaja. ISPENDIORA: Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan dan Humaniora, 3(2), 259–273. https://doi.org/10.56910/jispendiora.v3i2.1578
Kurniawan, H. (2020). Remaja dan tantangan psikososial. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 6(2), 143–152. https://doi.org/10.26858/jppk.v6i2.12123
Kurniawati, N., & Pratama, F. (2021). Dampak bullying terhadap kesehatan mental siswa SMA di kota besar. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(2), 120–130. https://doi.org/10.14710/jikm.v9i2.7652
Nugroho, A., Indriani, M., & Santoso, H. (2021). Dampak psikologis pembelajaran daring pada remaja selama pandemi COVID-19. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(2), 89–98. https://doi.org/10.14710/jpki.v16i2.7744
Putri, D. A., Lestari, F., & Andayani, W. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan mental remaja di era digital: Review literatur. Jurnal Keperawatan Jiwa, 11(1), 15–25. https://doi.org/10.33366/jkj.v11i1.9021
Rahayu, A. W. (2019). Psikologi perkembangan remaja. Remaja Rosdakarya.
Rahmawaty, F., Silalahi, R. P., T, B., & Mansyah, B. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan mental pada remaja. Jurnal Surya Medika, 8(3), 276–281. https://doi.org/10.33084/jsm.v8i3.4522
Saputro, K. Z. (2018). Memahami ciri dan tugas perkembangan masa remaja. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 17(1), 25–34. https://doi.org/10.14421/aplikasia.v17i1.1362
Sari, M. P., & Wibowo, A. (2023). Pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental remaja di Kota Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Jiwa, 10(2), 88–96. https://doi.org/10.22435/jkj.v10i2.6783
Sari, P. Y., Sulistyowati, E. T., Istiqomah, I., Iswantingsih, E., & Nugroho, H. (2025). Kondisi kesehatan mental remaja. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(1), 495–500. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i1.5200
Sihombing, Y. A., & Nainggolan, E. (2025). Faktor-faktor determinan kesehatan mental remaja: Tinjauan sistematis literatur menggunakan pendekatan PRISMA. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 4(2), 90–94. https://doi.org/10.55606/jurrikes.v4i2.5251
Suswati, W. S. E., Budiman, M. E. A., & Yuhbaba, Z. N. (2023). Kesehatan mental pada remaja di lingkungan sekolah menengah atas wilayah urban dan rural Kabupaten Jember. Jurnal Keperawatan Jiwa, 11(3), 537–544. https://doi.org/10.26714/jkj.11.3.2023.537-544
Syam, H., Murniasih, T. R., Farman, F., & Fatqurhohman, F. (2025). Articulate Storyline as an Interactive Learning Medium: A Critical Literature Review. RESET: Review of Education, Science, and Technology, 1(2), 101-112. https://doi.org/10.66031/reset.v1i2.46
Wahyudi, W., Mahesa, A. P., Putri, A. L., Dalimunthe, A. N. A., Widitya, D., & Afifah, S. (2025). Faktor yang mempengaruhi kesehatan remaja di Indonesia: Studi literatur. JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, 4(1), 503–509. https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1587
Wijayanti, S., & Hadi, M. (2020). Strategi promosi kesehatan mental remaja berbasis sekolah di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 14(3), 213–223. https://doi.org/10.21109/kesmas.v14i3.5341
Downloads
Published
Data Availability Statement
Seluruh data yang mendukung hasil penelitian ini telah disertakan dalam artikel. Informasi tambahan atau dokumen pendukung terkait dapat diperoleh dari penulis
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fatqurhohman Fatqurhohman, Haerul Syam, Fathul Niam (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta artikel tetap berada pada penulis.
Seluruh artikel yang diterbitkan dalam JIWARA: Jurnal Psikologi, Kesehatan, dan Olahraga dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan pengguna untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, menelusuri, menautkan, serta mengadaptasi karya untuk tujuan yang sah dengan tetap memberikan atribusi yang sesuai kepada penulis dan sumber publikasi serta mendistribusikan karya turunan dengan lisensi yang sama.
Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dan tetap memiliki hak cipta atas artikel yang diterbitkan. Penulis juga diperbolehkan menyimpan, membagikan, dan mengarsipkan versi artikel yang telah dipublikasikan pada repositori institusi, situs web pribadi, maupun platform ilmiah lainnya dengan tetap mencantumkan sitasi yang sesuai terhadap publikasi asli dalam jurnal ini.