Peran Keluarga sebagai Faktor Penentu Kualitas Hidup Lansia
Keywords:
Dukungan Keluarga, Kualitas Hidup, Lansia, Kemandirian Fungsional, KesepianAbstract
Peningkatan populasi lansia secara global menempatkan kualitas hidup sebagai indikator utama keberhasilan penuaan yang sehat dan bermartabat. Keluarga sebagai unit sosial terdekat memiliki peran strategis dalam menentukan kesejahteraan lansia, namun mekanisme pengaruhnya masih memerlukan kajian yang lebih komprehensif dan integratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran keluarga sebagai faktor penentu kualitas hidup lansia, dengan menelaah bentuk dukungan keluarga serta mekanisme pengaruhnya terhadap dimensi fisik, psikologis, dan sosial lansia. Metode yang digunakan adalah analisis tinjauan kritis (critical review) dengan pendekatan kualitatif terhadap literatur nasional dan internasional yang disintesis dalam lima aspek utama, yaitu keluarga sebagai sistem determinan, konfigurasi dukungan dan paradoks ketergantungan, kemandirian fungsional sebagai mediator, kesepian sebagai jalur psikososial, serta transformasi struktur keluarga dan kesenjangan dukungan intergenerasional. Hasil menunjukkan bahwa keluarga merupakan determinan utama kualitas hidup lansia yang bekerja melalui jalur fungsional dan psikososial secara simultan. Pengaruh dukungan keluarga bersifat tidak langsung, dimediasi oleh kemandirian fungsional dan kesepian, serta tidak bersifat linear akibat paradoks ketergantungan. Perubahan struktur keluarga turut memperlemah konsistensi dukungan intergenerasional. Oleh karena itu, keluarga merupakan sistem determinan multidimensional sehingga intervensi perlu berfokus pada dukungan yang memberdayakan, adaptif, dan terintegrasi dengan ekosistem sosial yang lebih luas.
Downloads
References
Amajida, K. N., Arthamevia, S. M., & Alpiah, D. N. (2024). Hubungan peran keluarga terhadap kualitas hidup lansia: Literature review. Jurnal Ilmiah Research and Development Student, 2(2), 137–146. https://doi.org/10.59024/jis.v2i2.767
Auliya, S., Suaib, S., & Tebisi, J. M. (2026). Hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari di Kelurahan Tondo wilayah kerja Puskesmas Talise. RIGGS, 5(1), 4212–4221.
Cano-Gutierrez, C., Venegas-Sanabria, L. C., Gomez, G., Misas, J. D., Brunton, C., & Sulo, S. (2021). Loneliness, social support, and psychological wellbeing among older adults. Innovation in Aging, 5, 1037–1038. https://doi.org/10.1093/geroni/igab046.3710
Carolina, P., & Arisandy, T. (2023). Hubungan fungsi kognitif dengan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari pada lansia di Kelurahan Palangka Kota Palangka Raya. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 6(1), 222–227. https://doi.org/10.32524/jksp.v6i1.843
Dasrina, D., Yulastri, D., Sutrisna, E., & Safriana, I. (2026). Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia. Journal of Qualitative Health Research & Case Studies Reports, 6(2), 537–542. https://doi.org/10.56922/quilt.v6i3.2609
Dwisetyo, B., Rantiasa, I. M., & Sanggilalung, G. (2024). Hubungan dukungan keluarga dengan loneliness pada lansia di Desa Binjeita Kecamatan Bolangitang Timur. Jurnal Kesehatan Amanah, 8(1), 13–23. https://doi.org/10.57214/jka.v8i1.674
Fadhlia, N., & Sari, R. P. (2022). Peran keluarga dalam merawat lansia dengan kualitas hidup lansia. Adi Husada Nursing Journal, 7(2), 86–94. https://doi.org/10.37036/ahnj.v7i2.202
Fudhiati, N., Nurlatif, R. V., & Nugraheni, D. (2026). Determinan kemandirian lansia dalam melakukan activity daily living (ADL). Journal of Qualitative Health Research & Case Studies Reports, 6(3), 625–632. https://doi.org/10.56922/quilt.v6i3.2507
Gong, R., Deng, Q., & Hu, Y. (2024). The effect of intergenerational support from children on loneliness among older adults. Frontiers in Public Health, 12. https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1330617
Gunawan, P. V., & Sulasti, S. (2022). Peran keluarga dalam mengatasi kerentanan lanjut usia. Sosio Informa, 8(2), 1–12. https://doi.org/10.31595/inf.v8i2.3000
Hayat, K., Maqsood, N. B., Chaudhary, A., & Mahmood, B. (2025). Role of social support networks in maintaining mental health & well-being in older age. Social Science Review Archives, 3(1), 254–259. https://doi.org/10.70670/sra.v3i1.305
Hanifah, H., Maydinar, D. D., & Marsiah, M. (2021). Hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kesepian pada lansia di Puskesmas Karang Dapo. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 2(2), 114–121. https://doi.org/10.57084/jiksi.v2i2.802
Kristianingrum, N. D., Hayati, Y. S., Kartika, A. W., Fevriasanty, F. I., Haryono, S. R. H., & Merdikawati, A. (2024). The role of family support in managing death anxiety among the elderly. Healthcare in Low-Resource Settings. https://doi.org/10.4081/hls.2024.13022
Magdalena, J. (2022). Family support and lonely elderly in Padang Bulan. Journal of Midwifery and Nursing, 4(1), 13–18. https://doi.org/10.35335/jmn.v4i1.2089
Marcelino, K. G., Braga, L. de S., Lima-Costa, M. F., & Torres, J. L. (2024). Family characteristics and loneliness among older adults. Revista Brasileira de Epidemiologia, 27. https://doi.org/10.1590/1980-549720240054
Menne, H. L., & Pendergrast, C. (2024). Examining predictors of loneliness among older Americans. Frontiers in Public Health, 12. https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1337838
Sánchez-Moreno E, Gallardo-Peralta LP, Rodríguez-Rodríguez V, de Gea Grela P, García Aguña S (2025) Unravelling the complexity of the relationship between social support sources and loneliness: A mixed-methods study with older adults. PLoS ONE 20(1): e0316751. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0316751
Nganro, A. Z., Alwi, M. K., & Ramlil, R. (2024). Dukungan keluarga terhadap kesepian pada lansia. Window of Nursing Journal, 5(2), 115–121. https://doi.org/10.33096/won.v5i2.781
Nasution, F., Nasution, F. R., Hutasuhut, N. P., Kusumai, R. D., & Aulia, Z. (2025). Peran Keluarga dalam Meningkatkan Kesejahteraan Lansia. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 3(2), 30–36. https://doi.org/10.61132/observasi.v3i2.1032
Oktavia, P. L., & Trustisari, H. (2026). Dukungan keluarga dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner, 10(1), 322–332.
Panjaitan, B. S. (2020). Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia. Jurnal Keperawatan, 2(2), 35–43. https://doi.org/10.37771/kjn.v2i2.494
Rokach, A. (2023). The effects of loneliness on the aged. OBM Geriatrics, 7(2), 1–31. http://dx.doi.org/10.21926/obm.geriatr.2302236
Subekti, K. E., & Dewi, S. (2022). Dukungan keluarga dan kualitas hidup lansia. Jurnal Keperawatan Jiwa, 10(2), 403–410. https://doi.org/10.26714/jkj.10.2.2022.403-410
Susanto, D. H. D. (2024). Association of loneliness, social isolation and health problems in elderly. Jurnal Psikiatri Surabaya, 13(1), 40–45. https://doi.org/10.20473/jps.v13is1.62654
Syaharuddin, S., Dewi, S. U., Saputra, M. K. F., Nur, Q. M., & Iqbal, C. (2023). The Relationship of Family Social Support with Loneliness in the Elderly. Jurnal Edukasi Ilmiah Kesehatan, 1(3), 92–98. https://doi.org/10.61099/junedik.v1i3.22
Wahyuni, A. S., & Nur, H. (2025). Peran dukungan keluarga dalam mengurangi kesepian pada lansia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 2(4), 1–11. https://doi.org/10.56842/jpk.v2i4.492
Zhao, I., & Holroyd, E. (2024). Family caregivers and loneliness in older people. International Journal of Mental Health Nursing, 33, 2284–2292. https://doi.org/10.1111/inm.13398
Zong, D., Lu, Z., Shi, X., Shan, Y., Li, S., & Kong, F. (2022) Mediating effect of family support on the relationship between acculturation and loneliness among the migrant elderly following children in Jinan, China. Frontiers in Public Health, 10, 934237. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.934237
Zuhana, Z., Nurcahyati, S. N., & Muliasari, S. (2023). Dukungan keluarga dan kualitas hidup lansia. Jurnal Kesehatan: Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 13(2), 122–128. https://doi.org/10.52395/jkjims.v13i2.384
Downloads
Published
Data Availability Statement
Seluruh data yang mendukung hasil penelitian ini telah disertakan dalam artikel. Informasi tambahan atau dokumen pendukung terkait dapat diperoleh dari penulis
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hastuti Tri Damayanti, Indrawati Nurfaidah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta artikel tetap berada pada penulis.
Seluruh artikel yang diterbitkan dalam JIWARA: Jurnal Psikologi, Kesehatan, dan Olahraga dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan pengguna untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, menelusuri, menautkan, serta mengadaptasi karya untuk tujuan yang sah dengan tetap memberikan atribusi yang sesuai kepada penulis dan sumber publikasi serta mendistribusikan karya turunan dengan lisensi yang sama.
Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dan tetap memiliki hak cipta atas artikel yang diterbitkan. Penulis juga diperbolehkan menyimpan, membagikan, dan mengarsipkan versi artikel yang telah dipublikasikan pada repositori institusi, situs web pribadi, maupun platform ilmiah lainnya dengan tetap mencantumkan sitasi yang sesuai terhadap publikasi asli dalam jurnal ini.