Pancasila as the Socio-Cultural Consensus of the Indonesian Nation: A Historical Study of the Formulation and Ratification Process
Keywords:
Pancasila, socio-cultural consensus, Indonesian pluralism, national unityAbstract
This article examines Pancasila as the socio-cultural consensus of the Indonesian nation through a historical study of its formulation and ratification. The study is based on the view that Pancasila was not born merely as a formal political decision, but as a crystallization of historical experience, cultural values, and the plural reality of Indonesian society. This research uses a qualitative approach with library research and historical analysis. Data were collected from books, journal articles, historical documents, and academic references related to the formulation of Pancasila, BPUPKI, the Committee of Nine, the Jakarta Charter, and the ratification of the 1945 Constitution. The findings show that the birth of Pancasila was shaped by colonial experience, national awakening, social diversity, deliberation, ideological negotiation, and political compromise among the nation’s founders. The change in the first principle on August 18, 1945, reflects an inclusive national decision to maintain unity while preserving the religious character of Indonesian society. This study argues that Pancasila should be understood not only as a constitutional foundation and state ideology, but also as a living consensus that continues to guide unity, democracy, social justice, and the management of diversity in Indonesia today.
Downloads
References
Abdillah, M. (2020). Aktualisasi Islam dan keindonesiaan dalam konteks ideologi negara Pancasila. Himmah, 4(1), 260–274.
Aini, N. Q., & Dewi, D. A. (2022). Sistem etika Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 11120–11125.
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI. (2025). Naskah sumber arsip dasar negara I: Masa sidang pertama Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) 29 Mei s.d. 1 Juni 1945. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.
Burlian, P. (2020). Pemikiran Soekarno dalam perumusan Pancasila. Doctrinal, 5(2), 143–169.
Febriyanto, M. (2018). The role of Pancasila as an open ideology. J. Sci. Indones., 4(1), 27–46.
Hamdan, N., & Masyitoh, S. (2025). Ketuhanan dalam era pluralisme: Relevansi sila pertama Pancasila dalam kebijakan negara. Majelis J. Huk. Indones., 2(1), 1–13. https://doi.org/10.62383/majelis.v2i1.445
Indriani, J., Aisyah, N., & Trisno, B. (2024). Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. KONSENSUS J. Ilmu Pertahanan, Huk. dan Ilmu Komun., 1(4), 104–114.
Kaharuddin, Syahuri, T., & Fauzan, M. (2024). Analisis interkonektivitas antara nilai-nilai Pancasila dan indikator SDGs dalam konteks inklusifitas penyandang disabilitas di Indonesia. PANCASILA J. Keindonesiaan, 4(2), 163–175. https://doi.org/10.52738/pjk.v4i2.559
Kamdani, Ramayani, D., Siregar, M. R., & Fadiyah, N. (2025). Pancasila dalam konteks perjuangan bangsa Indonesia. J. Mhs. Kreat., 3(2), 14–26. https://doi.org/10.59581/jmk-widyakarya.v3i1.4666
Naisa, Z. A., Hikmawati, Y., Musallamah, A. M., Maulidiyah, S., Zahra, S. A., Ma’arif, A. M., & Prayogi, A. (2026). Klenteng dan produksi kerukunan lintas iman di Pekalongan. Journal of Multidisciplinary in Islam, 2(2), 13–20.
Nasrullah, R., & Wahyudi, N. A. (2026). Diskursus Politik Kebijakan Pendidikan Dalam Tes Kemampuan Akademik: Antara Kepentingan Stakeholder Dan Rekonfigurasi Akuntabilitas Pendidikan. Jurnal Ilmiah Cakrawarti, 9(2), 31-41.
Nasoha, A. M. M., Atqiya, A. N., Pratiwi, D. I., Putri, S. R., & Naim, S. A. (2024). Pancasila sebagai ideologi bangsa: Perwujudan nilai budaya dan konsensus dalam keberagaman Indonesia. Majelis J. Huk. Indones., 1(3), 68–84. https://doi.org/10.62383/majelis.v1i3.321
Octavionica, D., Kadwa, I. I., & Evelyno, M. F. (2023). Sejarah perumusan Pancasila. Indig. Knowl., 2(4), 284–289.
Permatasari, A. (2026). Kedudukan Pancasila dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. SATRIA J. Interdiscip. Stud., 1(1), 105–114.
Prayogi, A. (2026). BAB 2 SEJARAH PERUMUSAN DAN LAHIRNYA PANCASILA. PENGANTAR PENDIDIKAN PANCASILA, 19.
Prayogi, A., & Nasrullah, R. (2024). Historical review of Indonesia during the national revolution: A process approach. Sos. J. Ilmu Sos. Polit. dan Hum., 1(1), 1–10.
Prayogi, A., Shaleh, A. I., & Said, A. (2026). An Analysis of First-Time Voters’ Digital Political Participation and Ideological Polarization in Elections. Ardi Academic Multidisciplinary Journal, 1(1), 39-62.
Rasyid, S., Nurhaolillah, Syahril, & Fahmi, M. (2025). Tiga pelopor bangkitnya nasionalisme di awal pergerakan Indonesia: Budi Utomo, Sarekat Islam, dan Indische Partij. CARITA J. Sej. dan Budaya, 3(2), 124–143. https://doi.org/10.35905/carita.v3i2.12871
Rieski T, J., Handayani, S., & Sumardi. (2021). Mobilisasi bangsa Indonesia pada masa pendudukan Jepang untuk kepentingan Perang Asia Timur Raya. Istor. J. Pendidik. dan Sej., 17(1), 1–12.
Samekto, F. X. A. (2020). Pancasila pandu Indonesia dalam taman sari dunia. Penerbit BPIP RI.
Sari, R., & Najicha, F. U. (2022). Memahami nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Harmony, 7(1), 53–58.
Sibghatullah, A., & Syukur, S. (2025). Sumpah Pemuda dan Kongres Pemuda: Tonggak sejarah persatuan bangsa Indonesia. Jurnal Ilmiah Kajian Multidisipliner, 9(8), 47–54.
Tama, V. I., Rafni, A., Hasrul, & Kurniawati, E. (2025). Konsep Muhammad Yamin tentang prinsip-prinsip demokrasi di Indonesia pada buku “Muhammad Yamin dan cita-cita persatuan.” Edu Res. J. Penelit. Pendidik., 6(3), 2160–2171.
Zakaria, M. (2025). Interaksi sosial dan politik dalam dinamika lahirnya Pancasila. Maliki Interdiscip. J., 3(November), 306–313.
Downloads
Published
Data Availability Statement
All data generated or analyzed during this study are included in this published article.
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arditya Prayogi, Riki Nasrullah, Novianto Ade Wahyudi, Luthfia Rosidin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta artikel tetap berada pada penulis.
Seluruh artikel yang diterbitkan dalam MANTRA: Jurnal Riset Multidisiplin Berkelanjutan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan pengguna untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, menelusuri, menautkan, serta mengadaptasi karya untuk tujuan yang sah dengan tetap memberikan atribusi yang sesuai kepada penulis dan sumber publikasi serta mendistribusikan karya turunan dengan lisensi yang sama.
Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dan tetap memiliki hak cipta atas artikel yang diterbitkan. Penulis juga diperbolehkan menyimpan, membagikan, dan mengarsipkan versi artikel yang telah dipublikasikan pada repositori institusi, situs web pribadi, maupun platform ilmiah lainnya dengan tetap mencantumkan sitasi yang sesuai terhadap publikasi asli dalam jurnal ini.