Model Psikoedukasi Kesiapan Karier Remaja sebagai Mitigasi Digital Fatigue di Kota Palembang
DOI:
https://doi.org/10.66031/jupamu.v2i1.382Keywords:
psikoedukasi holistik, digital fatigue, kesiapan karier, hambatan finansial, kesehatan mentalAbstract
Remaja perkotaan saat ini dihadapkan pada krisis multidimensional berupa digital fatigue akibat overkonsumsi konten digital dan hambatan finansial (financial blocking) yang mendegradasi efikasi diri karier. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan model psikoedukasi holistik "AwareMind" dalam memitigasi digital fatigue, meningkatkan regulasi emosi, serta membangun kesiapan karier remaja di Kota Palembang. Pengabdian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed methods) dengan desain concurrent embedded one-group pretest-posttest yang melibatkan 97 peserta didik dari empat institusi mitra. Intervensi diterapkan melalui pendekatan experiential learning yang mencakup restorasi kognitif, mindful journaling, asesmen RIASEC, dan advokasi beasiswa KIP-Kuliah. Hasil analisis kuantitatif terhadap skor Brain Rot Scale (BRS-14) menunjukkan penurunan digital fatigue dan peningkatan kontrol atensi secara signifikan sebesar 12,5%–18,5% (p < .001). Secara kualitatif, intervensi ini berhasil mendekonstruksi bias gender dalam regulasi emosi serta menciptakan ruang aman secara psikologis. Implikasi utama program ini adalah keberhasilan meruntuhkan financial blocking menuju mobilitas akademik, sekaligus menginisiasi reorientasi kebijakan layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah dari pendekatan reaktif menjadi preventif berbasis data.
Downloads
References
Abdullah, D. I. S., Khumas, A., & Putri, A. R. (2024). Psikoedukasi untuk menurunkan stres akademik pada siswa siswi SMA Negeri 5 Kota Parepare. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2). https://doi.org/10.26858/jk.v3i2.72771
Ali, W. (2025). Dampak konsumsi short-form video pada rentang perhatian anak usia 9–12 tahun. Journal of Innovation Research and Knowledge, 5(6), 7169–7178. https://bajangjournal.com/index.php/JIRK/article/view/11707
Alziqraf, M. C., Saurina, N. R., Maulana, N. S., & Perawati, P. (2024). Dampak kecanduan aplikasi Tiktok terhadap produktivitas dan pendeknya rentang perhatian terhadap remaja. Jurnal Psikologi Tumbuh Kembang Anak Muda, 8(3). https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/22769
Aryanto, F. A. R., & Aryandha, P. N. (2025). Kesiapan kerja di era digital fatigue: Analisis peran efikasi diri, kecerdasan emosional, dan keterampilan digital. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis, 2(2), Artikel 205. https://doi.org/10.61132/prosemnasimkb.v2i2.205
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (2025). Profil internet Indonesia 2025. APJII. https://apjii.or.id
Badan Pusat Statistik Kota Palembang. (2024). Profil statistik Kota Palembang 2024. Badan Pusat Statistik Kota Palembang. https://palembangkota.bps.go.id/id/publication/2024/02/28/702ae9d73820455339723f03/kota-palembang-dalam-angka-2024.html
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and Mixed Methods Approach (5th ed.). SAGE Publications.
Fadhlurrahman, I. (2025, Januari 25). 11,68% penduduk Kota Palembang berpendidikan tinggi pada Juni 2024. Katadata. https://databoks.katadata.co.id/demografi/statistik/934d83deb1f4575/1168-penduduk-kota-palembang-berpendidikan-tinggi-pada-juni-2024
Gravetter, F. J., & Forzano, L. A. B. (2018). Research methods for the behavioral sciences (6th ed.). Cengage Learning.
Herlyani, S., Fauziansyah, F., Sidik, D. P., Suparman, S., Meidelfi, D., Munir, M. S., Daeng, B., Fatqurhohman, F., & Irawijayanti, F. (2026). Pertanian digital: Smart farming, inovasi, dan ketahanan pangan. CV. Ihsan Cahaya Pustaka.
Hidayat, W. N., Nabila, J. N., Arumia, A., Fitria, C. U., Wulandari, D., Izati, E. F., Astuti, E. D., Tazkhiya, F. P., Syauqiyah, F., & Lorenza, S. O. (2025). Program remaja SIAP (sehat, inspiratif, aktif, produktif) desa Ngargorejo bersama GenRe dalam meningkatkan kesadaran kesehatan reproduksi dan perencanaan masa depan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(7). https://jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com/index.php/jpmba/index
Holland, J. L. (1997). Making vocational choices: A theory of vocational personalities and work environments (3rd ed.). Psychological Assessment Resources.
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. (2024). Undang-Undang No. 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2025-2045. Kementerian PPN/Bappenas. https://indonesia2045.go.id/
Khusuma, S. A., & Kodrat, D. S. (2025). Kelelahan digital dan kreativitas: Menyelidiki peran empowerment dalam hubungan antara digital fatigue dan kreativitas. Journal of Economics and Management Sciences, 8(1), 296. https://doi.org/10.37034/jems.v8i1.296
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.
Lerner, R. M., Almerigi, J. B., Theokas, C., & Lerner, J. V. (2005). Positive youth development: A view of the issues. The Journal of Early Adolescence, 25(1), 10–16. https://doi.org/10.1177/0272431604273211
Mahabbatullaina, M. (2024). Implementasi layanan bimbingan karier untuk meningkatkan efikasi diri siswa dalam melanjutkan studi. Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(1), 8-13. https://doi.org/10.32585/advice.v6i1.5176
Marcia, J. E. (1980). Identity in adolescence. In J. Adelson (Ed.), Handbook of adolescent psychology (pp. 159–187). Wiley.
Mawardah, M., & Khairunnisa, T. (2025). Dampak paparan konten digital ultra-cepat terhadap regulasi emosi dan fungsi eksekutif remaja. Jurnal Bina Ilmu Cendekia, 6(2), 161–166. https://doi.org/10.46838/jbic.v6i2.993
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mostafa, M. M., Ibrahim, A. R., Nemt-allah, M. A., Arafa, S. Z., Hassan, A. A., & Helali, M. M. (2025). Development and psychometric validation of the Brain Rot Scale: Measuring digital content overconsumption among Generation Alpha and Generation Z. European Journal of Investigation in Health, Psychology and Education, 15(12), 262. https://doi.org/10.3390/ejihpe15120262
Nurmawati, N., Widodo, S. F., Putri, S. A., & Kamila, L. A. (2025). Faktor perilaku krisis identitas kalangan remaja. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 1046-1055. https://doi.org/10.31004/cdj.v6i1.39810
Pennebaker, J. W. (1997). Writing about emotional experiences as a therapeutic process. Psychological Science, 8(3), 162–166. https://doi.org/10.1111/j.1467-9280.1997.tb00403.x
Sari, Y. J. P., Suarman, & Riadi, R. M. (2023). Pengaruh kondisi sosial ekonomi orang tua terhadap minat siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI), 8(1). http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/JPE/article/view/2067
Stanfield, R. B. (Ed.). (2000). The focused conversation method: Talk is a science, conversation is an art. New Society Publishers.
Sweller, J. (2011). Cognitive load theory. Psychology of Learning and Motivation, 55, 37–76.
Tresnawan, M. I. A. (2025, September 19). Digital fatigue: Bahaya laten dari kelebihan paparan teknologi. Universitas Internasional Batam. https://www.uib.ac.id/digital-fatigue-bahaya-laten-dari-kelebihan-paparan-teknologi/.
Downloads
Published
Data Availability Statement
data kegiatan pengabdian masyarakat yang mendukung hasil artikel ini tersedia pada penulis dan dapat diakses untuk kepentingan akademik atas permintaan yang wajar
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sofia Ghina Syahira, Haniyah Al-’Abidah, Citra Salsabila, Rina Pebriana (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta artikel tetap berada pada penulis.
Seluruh artikel yang diterbitkan dalam JUPAMU (Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin) dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan pengguna untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, menelusuri, menautkan, serta mengadaptasi karya untuk tujuan yang sah dengan tetap memberikan atribusi yang sesuai kepada penulis dan sumber publikasi serta mendistribusikan karya turunan dengan lisensi yang sama.
Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dan tetap memiliki hak cipta atas artikel yang diterbitkan. Penulis juga diperbolehkan menyimpan, membagikan, dan mengarsipkan versi artikel yang telah dipublikasikan pada repositori institusi, situs web pribadi, maupun platform ilmiah lainnya dengan tetap mencantumkan sitasi yang sesuai terhadap publikasi asli dalam jurnal ini.