Re-Desain Interior Ruang Ecoprint dengan Konsep Natural Material di Desa Wisata Kampoeng Kauman Heritage Banyumas
DOI:
https://doi.org/10.66031/jupamu.v1i3.399Keywords:
Ecoprint, Re-desain Interior, Kampung Heritage, Material Alami, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Kampung Kauman Heritage Banyumas adalah tempat wisata yang berfokus pada budaya yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan ekonomi kreatif melalui kegiatan ecoprint. Namun, area ecoprint masih memiliki beberapa keterbatasan terkait tata ruang bagian dalam, kenyamanan ruangan, dan jenis material yang digunakan yang mencerminkan identitas kawasan heritage. Proyek pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada re-desain ruang interior ecoprint dengan menggunakan material alami. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas produksi, pendidikan, dan kenyamanan area tempat karya seni masyarakat yang ditampilkan. Metode yang digunakan meliputi mengamati apa yang terjadi di lapangan, wawancara dengan pemilik dan masyarakat yang terlibat dalam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ecoprint, menganalisis kebutuhan ruang, dan membuat ide desain berdasarkan kebutuhandan fungsi ruang. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa menggunakan bahan alami seperti kayu, bambu, dan barang dekoratif yang terbuat dari tanaman dapat membuat ruangan terasa lebih nyaman, menyenangkan secara visual, dan selaras dengan karakter area warisan. Selain itu, tata letak yang lebih nyaman dan dapat disesuaikan meningkatkan kinerja kegiatan produksi dan membuat ruang tersebut lebih menarik sebagai tempat wisata edukatif. Kegiatan ini membantu menciptakan tempat yang kreatif yang mencerminkan budaya lokal dan juga mendukung pertumbuhan identitas di daerah yang fokus pada pariwisata warisan, sambil meningkatkan kekuatan ekonomi masyarakat lokal.
Downloads
References
Ahmad, H. H., Bakti, B. S., Kurniawan, R., & Sabil, A. I. (2026). Perencanaan Desain Parkir Dan Jalan Akses Di Sekolah (SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan). JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 1(3), 299-306. https://doi.org/10.66031/jupamu.v1i3.257
Alnaim, M. M. (2024). Participatory interior design and user-centered spatial experience in community spaces. Journal of Interior Design and Environmental Psychology, 18(2), 45–57. https://doi.org/10.1016/j.jidep.2024.02.005
Ashworth, G. J. (2011). Preservation, conservation and heritage: Approaches to the past in the present through the built environment. Asian Anthropology, 10(1), 1–18. https://doi.org/10.1080/1683478X.2011.10552601
Ching, F. D. K. (2014). Interior design illustrated (3rd ed.). John Wiley & Sons.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approach (5th ed.). SAGE Publications.
Hakim, R., & Utomo, H. (2021). Konsep biophilic design pada interior ruang publik berbasis keberlanjutan. Jurnal Arsitektur Nusantara, 7(1), 55–66. https://doi.org/10.12962/jan.v7i1.1021
Haryadi, & Setiawan, B. (2014). Arsitektur, lingkungan, dan perilaku. Gadjah Mada University Press.
Hoch, M., & Dreyfus, T. (2006). Structure sense versus manipulation skills: An unexpected result. In J. Novotna, H. Moraova, M. Kratka, & N. Stehlikova (Eds.), Proceedings of the 30th Conference of the International Group for the Psychology of Mathematics Education (Vol. 3, pp. 305–312). PME.
Hossam Mahdy, A. (2017). Preservation of identity through vernacular architecture. International Journal of Architectural Research, 11(2), 45–59. https://doi.org/10.26687/archnet-ijar.v11i2.1255
Kellert, S. R. (2018). Nature by design: The practice of biophilic design. Yale University Press.
Leavy, P. (2022). Research design: Quantitative, qualitative, mixed methods, arts-based, and community-based participatory research approaches. Guilford Publications.
Mangunwijaya, Y. B. (2009). Wastu citra: Pengantar ke ilmu budaya bentuk arsitektur. Gramedia Pustaka Utama.
Nuraeni, S., Pratiwi, D., & Rahmawati, A. (2020). Pemanfaatan teknik ecoprint sebagai pengembangan produk tekstil ramah lingkungan. Jurnal Seni dan Desain Indonesia, 4(2), 88–97. https://doi.org/10.24821/jsdi.v4i2.4567
Pile, J. F. (2018). A history of interior design (4th ed.). Laurence King Publishing.
Prasetyo, A., & Wibowo, M. (2022). Pengembangan desa wisata berbasis ekonomi kreatif melalui produk ecoprint. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 5(3), 112–121. https://doi.org/10.52436/jpmi.v5i3.189
Antariksa, A. (2017). Teori dan metode pelestarian arsitektur dan lingkungan binaan. Universitas Brawijaya Press.
Putri, D. L., Pratama, A. R., & Nurjanah, L. (2025). Optimalisasi Akses Digital melalui Perencanaan Jaringan Internet di Desa Dawuhan. JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 1(1), 25-36. https://doi.org/10.66031/jupamu.v1i1.27
Putri, N. A., & Sari, D. P. (2021). Pengaruh material alami terhadap kenyamanan psikologis ruang interior. Jurnal Desain Interior Indonesia, 6(1), 33–42. https://doi.org/10.12962/jdii.v6i1.875
Rapoport, A. (1969). House form and culture. Prentice-Hall.
Rapoport, A. (2005). Culture, architecture, and design. Locke Science Publishing Company.
Santos-Trigo, M. (2019). Mathematical problem solving and the use of digital technologies. In P. Liljedahl & M. Santos-Trigo (Eds.), Mathematical problem solving: Current themes, trends, and research (pp. 63–89). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-030-10472-6_4
Setyowati, E., & Handayani, T. (2023). Revitalisasi ruang kreatif berbasis budaya lokal pada kawasan heritage. Jurnal Arsitektur dan Perencanaan, 11(2), 77–89. https://doi.org/10.31289/jap.v11i2.7345
Sudaryono. (2019). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan mix method. Rajawali Pers.
Sukmadinata, N. S. (2017). Metode penelitian pendidikan. Remaja Rosdakarya.
Widodo, J. (2011). Urban environment and human behavior. Graha Ilmu.
Wijayanti, R., & Kusuma, H. (2022). Implementasi konsep sustainable interior pada ruang UMKM kreatif berbasis budaya lokal. Jurnal Desain dan Lingkungan Binaan, 8(3), 145–156. https://doi.org/10.25105/jdlb.v8i3.11872
Yuliani, S., & Pramono, A. (2021). Penggunaan material ekspos pada desain interior bergaya rustic industrial. Jurnal Imaji Interior, 5(2), 60–71. https://doi.org/10.26740/jii.v5n2.p60-71
Downloads
Published
Data Availability Statement
Data yang digunakan dalam penelitian ini tersedia dari penulis atas permintaan yang wajar. Namun, sebagian data tidak dipublikasikan secara terbuka karena alasan kerahasiaan dan etika penelitian. Peneliti yang berminat dapat menghubungi penulis korespondensi untuk memperoleh akses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sela Agustin Eka Nila, Via Azizul Saputri Khalifah, Brilianty Wijaya (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta artikel tetap berada pada penulis.
Seluruh artikel yang diterbitkan dalam MANDALA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Pendidikan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini mengizinkan pengguna untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, menelusuri, menautkan, serta mengadaptasi karya untuk tujuan yang sah dengan tetap memberikan atribusi yang sesuai kepada penulis dan sumber publikasi serta mendistribusikan karya turunan dengan lisensi yang sama.
Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dan tetap memiliki hak cipta atas artikel yang diterbitkan. Penulis juga diperbolehkan menyimpan, membagikan, dan mengarsipkan versi artikel yang telah dipublikasikan pada repositori institusi, situs web pribadi, maupun platform ilmiah lainnya dengan tetap mencantumkan sitasi yang sesuai terhadap publikasi asli dalam jurnal ini.