Menumbuhkan Penerimaan Diri Anak Panti Melalui Teknik Biblioterapi Berbasis Kisah Inspiratif

Authors

DOI:

https://doi.org/10.66031/jupamu.v2i1.688

Keywords:

Anak Panti, Biblioterapi, Kisah Inspiratif, Penerimaan Diri, Participatory Action Research

Abstract

Penerimaan diri merupakan kapasitas penting yang membantu anak panti mengenali, menghargai, dan berdamai dengan berbagai pengalaman hidupnya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran implementasi, dampak, dan perubahan penerimaan diri anak panti setelah mengikuti biblioterapi berbasis kisah inspiratif. Kegiatan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan persiapan sosial/sosialisasi, identifikasi data dan masalah, analisis masalah, perencanaan tindakan, aksi/tindakan, serta refleksi dan evaluasi. Peserta berjumlah 20 anak, terdiri atas 9 laki-laki dan 11 perempuan. Data dikumpulkan menggunakan angket penerimaan diri sebanyak 12 butir sebelum dan sesudah kegiatan, observasi partisipatif, refleksi, serta dokumentasi. Analisis kuantitatif dilakukan melalui skor rata-rata, frekuensi, dan persentase, sedangkan data reflektif dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor meningkat dari 37,90 menjadi 39,90 atau naik 2,00 poin. Proporsi kategori sangat tinggi meningkat dari 25% menjadi 45%. Secara individual, 13 anak (65%) mengalami peningkatan dan 7 anak (35%) mengalami penurunan. Peningkatan terbesar terdapat pada butir P3 dan P7, sedangkan P8 dan P10 mengalami penurunan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa biblioterapi berpotensi menjadi strategi pendampingan psikososial bagi anak panti, tetapi perlu dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan, serta disertai tindak lanjut secara individual

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina, S. (2026). Biblioterapi didaktik: Kerangka kerja dan praktik. Penerbit KBM Indonesia.

Anugrahwati, K. L., & Wiraswati, A. A. K. S. (2020). Pentingnya penerimaan diri bagi remaja panti asuhan Islam. JIP (Jurnal Intervensi Psikologi), 12(2), 107–122. https://doi.org/10.20885/intervensipsikologi.vol12.iss2.art4

Asmirah, N. (2026). Pengalaman psikologis mahasiswa yang kehilangan peran ayah dalam kehidupan keluarga. Jurnal Ruang Sosialia (Ruang Ilmiah: Sosial dan Keagamaan), 2(1), 585–599.

Bakhtiar, M. I., Salmiati, S., Latif, S., Lestari, L. P., & Nurintan, S. (2026). Optimalisasi kualitas layanan pembimbing kemasyarakatan melalui latihan komunikasi efektif dan pengelolaan emosi PK Bapas. 8, 751–765. https://doi.org/10.31960/caradde.v8i3.2873

Budiyanti, S. (2025). Participatory action research (PAR): Jejak pustaka: Teori, metode, dan praktik transformasi sosial. Jejak Pustaka.

Dumaris, S., & Rahayu, A. (2019). Penerimaan diri dan resiliensi hubungannya dengan kebermaknaan hidup remaja yang tinggal di panti asuhan. Ikra-Ith Humaniora: Jurnal Sosial dan Humaniora, 3(1), 71–77.

Erango, M., & Ayka, Z. (2015). Psychosocial support and parents' social life determine the self-esteem of orphan children. Risk Management and Healthcare Policy, 169. https://doi.org/10.2147/RMHP.S89473

Fadilah, L., & Ways Al Qorny, S. (2025). Biblioterapi. PT Bukuloka Literasi Bangsa.

Fatqurhohman, F., Syam, H., & Niam, F. (2026). Kesehatan Mental Remaja: Tantangan Psikososial, Determinan, dan Strategi Penguatan Resiliensi di Era Modern. JIWARA: Jurnal Psikologi, Kesehatan, Dan Olahraga, 1(2), 91-104. https://doi.org/10.66031/jiwara.v1i2.593

Hasfera, D. (2018). Bibliotherapy: Layanan bimbingan konseling di perpustakaan. Shaut Al-Maktabah: Jurnal Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi, 10(1), 39–62. https://doi.org/10.15548/shaut.v10i1.3

Ibda, F. (2023). Dukungan sosial sebagai bantuan menghadapi stres dalam kalangan remaja yatim di panti asuhan. Intelektualita, 12(2). https://doi.org/10.22373/ji.v12i2.21652

Isnaeni, Y., Hartini, S., & Marchira, R. C. (2021). Intervention model for orphans' emotional and behavioral problems: A scoping review. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 9(F), 211–218. https://doi.org/10.3889/oamjms.2021.6249

Ispriantari, A., Agustina, R., & Awaulu, Z. I. (2026). Health-related quality of life and associated factors among male and female adolescents in Indonesian orphanages: A comparative study. Jurnal Keperawatan Soedirman, 21(2), 148. https://doi.org/10.20884/1.jks.2026.21.2.19514

Karacan, N., & Güneri, O. Y. (2010). The effect of self-esteem enrichment bibliocounseling program on the self-esteem of sixth grade students. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 5, 318–322. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2010.07.096

Özdemir, N. K. (2016). Deneysel bir Çalışma: Bibliyopsikolojik Danışmaya Dayalı Özgüven Geliştirme Programının 6. Sınıf Öğrencilerinin Özgüven Düzeylerine Etkisi. İlköğretim Online, 1(1). https://doi.org/10.17051/io.2016.59570

Maharani, A. N. T. (2023). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dan Efikasi Diri Dengan Kesejahteraan Psikologis Remaja Di Panti Asuhan (Doctoral Dissertation, Uin Raden Intan Lampung).

Malhi, P., & Bharti, B. (2023). Healing with storybooks: Using bibliotherapy to help children cope with death. Indian Journal of Social Psychiatry, 39(3), 298–300. https://doi.org/10.4103/ijsp.ijsp_76_21

Martinec, R., Šimunović, D., & Kos Jerković, V. (2022). Various aspects of using bibliotherapy in the field of education and rehabilitation. Hrvatska Revija Za Rehabilitacijska Istraživanja, 58(1), 87–103. https://doi.org/10.31299/hrri.58.1.5

Mukhlis, A. (2023). Psikologi cerita. Penerbit Salemba.

Noor, T. R. (2021). Bibliotherapy sebagai upaya meningkatkan keterampilan interpersonal remaja. Jurnal Studia Insania, 8(2), 164. https://doi.org/10.18592/jsi.v8i2.3974

Patra, A. C., Kaharap, Y., & Damayanti, E. (2026). Dampak trauma masa kecil terhadap kehidupan remaja di panti asuhan (Studi kasus Panti Asuhan Amanda Kota Palangka Raya). Jurnal Ragam Pengabdian, 3(1, Spesial Issue), 1157–1178. https://doi.org/10.62710/vd1sc116

Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069–1081. https://doi.org/10.1037/0022-3514.57.6.1069

Saifuddin, A. (2018). Metode penelitian psikologi (Edisi II). Pustaka Pelajar.

Sharma, A., Panackal, N., & Rautela, S. (2025). Unlocking imagination, healing hearts: A comprehensive study of more than 70 years of bibliotherapy for children. Journal of Poetry Therapy, 38(3), 273–285. https://doi.org/10.1080/08893675.2024.2368115

Sunden, S. (2024). Storytelling and bibliotherapy: Tools and techniques for children receiving therapeutic intervention. Journal of Poetry Therapy, 37(4), 255–266. https://doi.org/10.1080/08893675.2023.2263653

Tanesib, M. W., & Huwae, A. (2023). Penerimaan diri dan kebermaknaan hidup pada remaja yang tinggal di panti asuhan Salatiga. MOTIVA: Jurnal Psikologi, 6(2), 119. https://doi.org/10.31293/mv.v6i2.6814

Wu, T.-J., Sheih, C. S., Jou, S.-T., Lee, C.-Y., Yu, T.-Y., Liu, C.-Y., & Chen, C.-W. (2025). Effects of bibliotherapy on emotional distress, coping strategies, and resilience in adolescents with cancer: A pilot randomized controlled trial. European Journal of Oncology Nursing, 76, 102900. https://doi.org/10.1016/j.ejon.2025.102900

Published

02-10-2026

Data Availability Statement

Seluruh data yang mendukung telah disertakan dalam artikel

Issue

Section

Articles

How to Cite

Syahril, S., Salmiati, S., Asikin, N., & Nurul, A. (2026). Menumbuhkan Penerimaan Diri Anak Panti Melalui Teknik Biblioterapi Berbasis Kisah Inspiratif. JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 2(1), 65-80. https://doi.org/10.66031/jupamu.v2i1.688