Kajian Implementasi Penerangan 600 Watt Berbasis Tenaga Surya dan IoT yang Efisien di Ruang Terbuka Hijau Desa Tepus Gunung Kidul

Authors

  • Hasbi Nur Prasetyo Wisudawan Islamic University of Indonesia image/svg+xml Author
  • Oktafian Bayu Prakosa Islamic University of Indonesia image/svg+xml Author
  • Yusuf Adhirekso Nurakhman Islamic University of Indonesia image/svg+xml Author
  • Bima Arda Saputra Islamic University of Indonesia image/svg+xml Author
  • Farhan Ardiwinata Islamic University of Indonesia image/svg+xml Author
  • Muhammad Annas Jayadiatma Islamic University of Indonesia image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.66031/jupamu.v1i3.297

Keywords:

Tenaga surya, penerangan jalan, IoT, ruang terbuka hijau, efisiensi energi

Abstract

Artikel ini membahas implementasi sistem penerangan luar ruang berbasis tenaga surya berdaya 600Watt di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Tepus, Gunung Kidul. Integrasi teknologi Internet of Things (IoT) memungkinkan monitoring sistem secara jarak jauh sehingga lebih efisien dan responsif terhadap kondisi operasional di lapangan. Sistem dirancang menggunakan panel surya, baterai berkapasitas besar, serta kontrol berbasis sensor cahaya dan waktu untuk menghasilkan pencahayaan yang optimal, stabil, dan tahan lama. Selain itu, sistem ini juga mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan dengan memanfaatkan energi terbarukan yang ramah lingkungan. Analisis kebutuhan dilakukan melalui observasi lapangan dan wawancara dengan masyarakat guna memahami kondisi eksisting serta kebutuhan penerangan secara spesifik. Hasil perencanaan dan implementasi menunjukkan bahwa sistem otomatis lebih unggul dibandingkan sistem manual dalam distribusi cahaya, efisiensi energi, serta umur operasional perangkat. Lampu mampu beroperasi selama 11–12 jam pada malam hari dengan performa yang konsisten. Biaya implementasi modul sebesar Rp 253.000, jauh lebih rendah dibandingkan sistem konvensional sebesar Rp 2.036.000. Meskipun investasi awal relatif tinggi, sistem ini memberikan manfaat jangka panjang, mengurangi ketergantungan terhadap listrik konvensional, serta menjadi solusi penerangan publik yang andal dan berkelanjutan untuk wilayah pedesaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alpaca. (2023, September 29). Pentingnya proteksi solar charge controller. Atonergi. https://atonergi.com/pentingnya-proteksi-solar-charge-controller/

Anggara, F., Carles, H., & Oktaviani, V. (2024). Study and design of street lighting systems using solar panel. Jurnal Teknik Mesin, 13(3), 210–218. https://doi.org/10.22441/jtm.v13i3.29990

Badruddin, S., Halim, P., Sugeng, Prihesnanto, F., Setiawan, M. I., Yatri, I., Prihadini, D., Tuswoyo, & Radwan, N. (2023). Social rural energy, solar energy, and sustainable rural research trends in Asia and Indonesia. Przestrzeń Społeczna (Social Space), 23(3), 335–356.

Caroko, N., & Suryolaksono, M. R. (2024). Analysis of solar panel performance as a public street lighting energy source in Sidoharjo Kulon Progo. AIP Conference Proceedings, 3115, 050008. https://doi.org/10.1063/5.0207593

Dimitrakis, A., Putra, A. R., Ramadhan, I., & Wahyudi, R. (2025). Energy-efficient solar lighting control system using smart sensor and adaptive dimming. Proceedings of the 2025 International Conference on Sustainable Energy Systems, 97–104.

Fitriana, F., Wicaksono, D. A., Ariyani, S., & Fatqurhohman. (2022). Pelatihan dan implementasi instalasi panel surya untuk mendukung green energy di Desa Ampel Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(1), 195–201. https://doi.org/10.31764/jpmb.v6i1.7658

GECO. (2025). Solar energy system–Street lighting. https://geco.co.id/streetlighting.htm

Hais, Y. R., Ramades, R., & Manab, A. (2024). Public street lighting (PJU) planning based on solar power spreaded in the area public facilities. RELE (Rekayasa Elektrikal dan Elektronika), 7(1), 15–22. https://doi.org/10.30596/rele.v7i1.19228

Kelvin, K., Setyaningsih, E., & Utama, H. S. (2025). Design of a monitoring system for solar-powered public street lighting. TESLA: Jurnal Teknik Elektro, 26(2), 186–196. https://doi.org/10.24912/tesla.v26i2.32951

Maidasari, A. D., Hidayat, F., & Rachmatullah, A. (2023). Potensi dan tantangan pemanfaatan energi surya di Indonesia: Tinjauan dari aspek geografis dan sosial. Jurnal Energi dan Lingkungan, 14(1), 25–34.

Reyseliani, N., & Purwanto, W. W. (2021). Pathway towards 100% renewable energy in Indonesia power system by 2050. Renewable Energy, 176, 305–321. https://doi.org/10.1016/j.renene.2021.05.118

Simanjuntak, I. U. V., Heryanto, H., Dani, A. W., Salamah, K. S., Silalahi, L. M., & Marsuki, M. (2024). Analysis of solar power public street lighting optimization with PVsyst software in a residential complex area. International Journal of Electronics and Telecommunications, 70(3), 743–749. https://doi.org/10.24425/ijet.2024.149604

Siyaranamual, M. D., & Yusuf, A. A. (2024). Public preferences for renewable energy sources in Indonesia. Sustainability Science, 20(2), 361–372. https://doi.org/10.1007/s11625-024-01594-3

Surya Energi Indotama. (2025). Solar street lighting. https://suryaenergi.co.id/en/solar-street-lighting/ Syahputra, R., & Soesanti, I. (2021). Renewable energy systems based on micro-hydro and solar photovoltaic for rural areas: A case study in Yogyakarta, Indonesia. Energy Reports, 7(3), 472–490. https://doi.org/10.1016/j.egyr.2021.01.015

Tharo, Z., Sutejo, E., & Mustaqim, G. (2024). Performance and efficiency of solar energy-based public street lighting in reducing urban emissions. Proceedings of ICST UISU 2024, 40–46. https://doi.org/10.30743/0vagb966

Published

17-05-2026

Data Availability Statement

Tidak ada data penelitian khusus. Semua data diambil dari hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat

How to Cite

Wisudawan, H. N. P., Prakosa, O. B., Nurakhman, Y. A., Bima Arda Saputra, Farhan Ardiwinata, & Jayadiatma, M. A. (2026). Kajian Implementasi Penerangan 600 Watt Berbasis Tenaga Surya dan IoT yang Efisien di Ruang Terbuka Hijau Desa Tepus Gunung Kidul. JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 1(3), 351-364. https://doi.org/10.66031/jupamu.v1i3.297