Rekonstruksi Pendidikan Islam Berbasis Nilai Lokal Madura dalam Menghadapi Disrupsi Media Digital
DOI:
https://doi.org/10.66031/ihsan.v2i1.496Keywords:
Rekonstruksi Pendidikan Islam, Nilai Lokal Madura, Disrupsi DigitalAbstract
Era disrupsi media digital telah memicu pergeseran epistemologis yang mendasar, di mana otoritas keagamaan tradisional mulai tergerus oleh arus informasi siber yang fragmentaris dan instan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model rekonstruksi pendidikan Islam yang mampu mengintegrasikan spiritualitas lokal dengan rasionalitas digital guna menghadapi krisis identitas dan degradasi adab di era post-truth. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi pustaka (library research), penelitian ini mengeksplorasi falsafah masyarakat Madura, yaitu "Abantal Syahadat, Asapo’ Iman, Apajung Islam" sebagai basis etika digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa falsafah tersebut dapat ditransformasikan menjadi kerangka resiliensi digital: Abantal Syahadat sebagai filter teologis (integritas data), Asapo’ Iman sebagai kontrol afektif (moralitas siber), dan Apajung Islam sebagai pedoman aksiologis (legalitas etis). Penelitian ini menawarkan model pendidikan "Etno-Religio-Digital" yang mengedepankan hibridisasi otoritas di mana pendidik berperan sebagai kurator nilai dan penguatan kedaulatan digital lokal. Rekonstruksi ini penting untuk memastikan bahwa transformasi teknologi di lembaga pendidikan Islam tidak mencabut peserta didik dari akar budayanya, melainkan memperkuat karakter mereka sebagai subjek digital yang berintegritas dan moderat.
Downloads
References
Ahmad, H. J. (2025). Rekonstruksi Karakter Kepedulian Siswa Melalui Pendekatan Qur’ani: Implementasi Surah Al-Ma’un di SD Terpadu Muhammadiyah 1 Besuki. IHSAN: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Islam, 1(2), 83-90. https://doi.org/10.66031/ihsan.v1i2.124
Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Jejak Publisher.
Aslam, S. (2025). Pergeseran otoritas keagamaan di era media sosial: Tantangan otentisitas tafsir dalam konten digital. ISME: Journal of Islamic Studies and Multidisciplinary Research, 3(2), 92–99. https://doi.org/10.61683/isme.vol32.2025.92-99
Bashori, A. H., Solichin, M. M., & Atiqullah. (2026). Implementasi Manajemen Pendidikan Islam Dalam Program Tahfizh Berbasis Modernisme dan Budaya Lokal Madura: Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Ikrom Tampak Sari Karangpenang Sampang. IHSAN: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Islam, 2(1), 67-84. https://doi.org/10.66031/ihsan.v2i1.358
Farid, M. (2018). Fenomenologi dalam penelitian ilmu sosial. Kencana.
Fathorrozy, F., & Qomariyah, N. (2023). Teologi Islam Madura: Studi dalam peribahasa abhantal syahadat asapo’ iman apajung Allah. Dalam Proceedings of the 7th International Conference on Islamic Studies (ICONIS) 2023. IAIN Madura. 161–168. https://doi.org/10.19105/iconis.v7i.653
Hannan, A. (2018). Islam moderat dan tradisi popular pesantren: Strategi penguatan Islam moderat di kalangan masyarakat Madura melalui nilai tradisi popular Islam berbasis pesantren. Jurnal Sosiologi Dialektika, 13(2), 152–168. https://doi.org/10.20473/jsd.v13i2.2018.152-168
Misnawi, & Solichin, M. M. (2026). Menyemai Adab Dengan Kasih Sayang: Aktualisasi KBC Dalam Menginternalisasi Nilai-Nilai Karakter Pada Anak Usia Dini. IHSAN: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Islam, 2(1), 45-58. https://doi.org/10.66031/ihsan.v2i1.306
Purba, M., Pane, S. S. M., Saragih, U. D., & Lubis, R. N. (2023). Pendidikan Agama Islam di Tengah Arus Globalisasi: Tantangan dan Upaya Antisipasi. Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Pengajaran, 2(1), 106-110. https://doi.org/10.64464/tarbiyah.v2i1.21
Ryan, D. M., & Kurahman, O. T. (2026). Pendidikan Islam dalam konteks pendidikan nasional. As-Sulthan Journal of Education (ASJE), 2(2). 409–422. https://ojssulthan.com/asje/article/view/562
Sukardi, S. (2013). Metodologi penelitian pendidikan: Kompetensi dan praktiknya (Edisi revisi). PT Bumi Aksara.
Ulya, F., & Nikmah, K. (2024). Upaya pesantren dalam menjaga tradisi sanad keilmuan di era Society 5.0. Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 14(1). https://doi.org/10.22373/jm.v14i1.20668
Yanto, M., Raimuna, R., & Abidin, Z. (2025). Akulturasi Budaya Madura dalam Konteks Keagamaan Berbasis Sistem Islamic Education. Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(2), 147-157. https://doi.org/10.58518/darajat.v7i2.2857
Zahid, A. (2020). Dampak globalisasi dan peran sosok kiyai di Sumenep (Kajian kritis Anthony Giddens pada peran kiyai di Sumenep, Madura). Jurnal Sosiologi Agama, 14(2), 14–158. https://doi.org/10.14421/jsa.2020.142-01
Downloads
Published
Data Availability Statement
Semua data dan sumber informasi yang digunakan sepenuhnya berasal dari literatur ilmiah yang telah dicantumkan secara terbuka di bagian Daftar Pustaka pada akhir artikel
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sholihin, Mohammad Muchlis Solichin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.