Tasawuf dan Modernitas: Perspektif Kajian Islam Kontemporer
Keywords:
Tasawuf, Modernitas, Neo-Sufism, Spiritualitas, Integrasi Etika dan SosialAbstract
Penelitian ini mengkaji relevansi tasawuf dalam menghadapi tantangan modernitas dari perspektif Islam kontemporer. Modernitas membawa dinamika kompleks yang mencakup krisis spiritual, moral, dan eksistensial, sehingga menuntut respons yang adaptif dan transformatif. Tasawuf, terutama melalui Neo-Sufisme, menawarkan paradigma yang menyatukan dimensi batiniah, moral, dan sosial, serta menyeimbangkan kebutuhan spiritual, rasional, dan sosial umat Muslim. Pendekatan ini menunjukkan bahwa tasawuf tidak sekadar praktik kontemplatif individual, melainkan juga instrumen etis yang membimbing pembentukan karakter, akhlak, dan kontribusi nyata terhadap masyarakat. Neo-Sufisme mempertahankan pengalaman spiritual mendalam, penyucian hati, dan makrifatullah, sekaligus menekankan tanggung jawab sosial, sehingga nilai sufistik klasik dapat diterapkan dalam konteks kehidupan modern yang dinamis. Adaptasi historis dan kontemporer tarekat menegaskan kemampuan tasawuf untuk berperan aktif dalam pendidikan moral, pemberdayaan komunitas, dan pengembangan etika kepemimpinan. Kajian ini menegaskan bahwa tasawuf mampu membumikan nilai-nilai spiritual Islam, mengatasi efek negatif modernitas seperti individualisme dan materialisme, serta membangun kehidupan kontemporer yang harmonis dan beretika. Dengan demikian, tasawuf muncul sebagai paradigma integral, relevan, dan aplikatif bagi umat Muslim dalam menghadapi kompleksitas modernitas secara menyeluruh.
Downloads
References
Abrar, R. H., & Arif, M. (2021). Tarekat dan kemodernan: Studi atas Ikhwan Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah Yogyakarta. Jaqfi: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam, 6(1), 88–111.
Afriani, N. (2024). Tasawuf dan etika humanistik dalam Islam modern. Jakarta: Pustaka Edukasi.
Ahmad, M. (2022). Tasawuf Sunni dan implementasi akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Bandung: Pustaka Ilmu.
Alawiyah, R. (2023). Wahdat al-wujud dan perspektif filsafat Islam kontemporer. Malang: Universitas Islam Press.
Alba, C. (2012). Tasawuf dan tarekat. Bandung: Remaja Rosda Karya. Anis, M. (2013). Spiritualitas di tengah modernitas perkotaan. Jurnal Bayan, 2(4), 1–15.
Aziz, A. (2021). Dimensi rasional dalam filsafat Islam: Ontologi dan epistemologi tauhid. Jakarta: Pustaka Ilmu.
Basri, H. (2022). Tasawuf falsafi dan pengalaman spiritual: Perspektif kontemplatif. Yogyakarta: Pustaka Studi Islam.
Darwish, T. (2019). The sufi path of love: The spiritual teachings of Rumi. New York: HarperCollins.
Fachrizal, F., Hidayat, R., & Lubis, M. (2025). Pemikiran Islam kontemporer dan tantangan spiritual modern. Jakarta: Pustaka Edukasi.
Fadel, M. (2021). Tasawuf dan pembentukan karakter umat Islam. Bandung: ITB Press.
Falach, G., & Assya’bani, R. (2021). Peran tasawuf di era masyarakat modern: Peluang dan tantangan. Refleksi: Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam, 21(2), 191–206.
Isti’ana, A. (2024). Pendekatan tasawuf dalam studi Islam. At-Tarbiyah, 2(1), 635–646.
Jais, A. (2023). Konsep fana dan baqa dalam tasawuf Islam. Jakarta: Penerbit Al-Qalam.
Knysh, A. (2019). Islamic mysticism: A critical survey of philosophical Sufism. New York: Routledge.
Mannan, A. (2018). Esensi tasawuf akhlaki di era modernitas. Jurnal Aqidah, 4(1).
Maulana, A. (2022). Pengaruh tasawuf terhadap kebudayaan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Miswar, M. (2019). Tasawuf falsafi dalam perspektif sejarah dan filsafat. Jakarta: Pustaka Filsafat.
Nata, A. (2012). Akhlak tasawuf. Jakarta: RajaGrafindo Persada. Patih, S. (2022). Tasawuf Sunni: Praktik spiritual dan moralitas. Jakarta: Pustaka Ilmu.
Rositawati, T. (2018). Pembaharuan dalam tasawuf: Studi terhadap konsep neo-sufisme Fazlur Rahman. Jurnal
Farabi, 18(2). Sachedina, A. A. (2009). The Islamic roots of democratic pluralism. New York: Oxford University Press.
Sakdullah, M. (2020). Tasawuf di era modernitas: Kajian komprehensif seputar neo-sufisme. Living Islam, 3(2), 364–381.
Sharif, K. (2017). Tasawuf dan pemikiran Islam modern. Jakarta: Pustaka Utama.
Shah, S. A. A. (2014). The book of sufi healing. Albany: State University of New York Press.
Sidiq, A. (2015). Wajah tasawuf di era modern. Jurnal Episteme, 10(1).
Sinaga, R. D., & Minarti, S. (2025). Studi Islam dengan pendekatan tasawuf mistisme Islam. Mesada, 2(2), 626–633.
Somantri, D., & Sitika, R. (2025). Spiritualitas Islam kontemporer: Perspektif tasawuf dan filsafat. Jakarta: Pustaka Edukasi.
Suhantoro, S. (2020). Kerangka historis: Tasawuf dan modernitas. Kariman, 8(1), 79–88.
Ummah. (2019). Praktik tasawuf dalam kehidupan sehari-hari. Jakarta: Penerbit Ummah.
Usman, R. (2022). Pengalaman mistik dalam perspektif tasawuf falsafi: Fana’, baqa’, dan ittihad. Bandung: Pustaka Ilmu.
Yuzki, A., & Nawafi, M. (2020). Pengaruh tasawuf terhadap budaya dan seni Islam. Bandung: Penerbit Andi.
Zubaida, S. (2018). Sufism and modernity: Pathways to spiritual renewal. London: Routledge.
Zulkifli, H., & Jamaluddin, M. (2018). Pengamalan tasawuf Sunni dalam kehidupan sosial. Jakarta: Pustaka Ilmu.
Downloads
Published
Data Availability Statement
Seluruh data yang mendukung hasil penelitian ini telah disertakan dalam artikel. Informasi tambahan atau dokumen pendukung terkait kegiatan dapat diperoleh dari penulis
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Idrus Rahman, Latuopo Huzaifah, Maseni Hartinah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.